Total Tayangan Laman

Sabtu, 04 Desember 2010

E. Peran IPTEK di Negara-negara Maju

Implikasi dari perkembangan masyarakat industri ke masyarakat informasi mempengaruhi bidang sosial, ekonomi, politik dan budaya. Negara berkembang harus mempersiapkan diri menghadapi kecenderungan-kecenderungan yang akan terjadi, seperti yang dikatakan oleh futuris John Naisbit di dalam Megatrends bahwa dunia menghadapi 10 maha kecenderungan sebagai berikut :
 Peralihan dari industry society ke information society
 Peralihan ke teknologi tinggi yang jauh lebih canggih daripada teknologi sebelumnya
 Peralihan dari perekonomian yang bersifat nasionalistis ke arah perekonomian yang bersifat global
 Peralihan dari pandangan yang berorientasi pad jangka pendek ke jangka panjang
 Peralihan dari sistem yang bersifat sentralisasi ke yang bersifat desentralisasi
 Peralihan dari institusional help ke self help
 Perubahan dari representatif democracy ke participatory democracy
 Perubahan dari hubungan kerja yang berpola hierarkis ke arah pola networking
 Peralihan dari pilihan either/or menjadi multiple option.
Di Amerika Serikat, setelah Perang Dunia II, sebagai akibat dari kejadian-kejadian industri untuk peperangan, orang mulai banyak yang bekerja di bidang informasi. Sebagai klerek, akuntan, penyiar dan sebagainya. Hingga pada tahun 1956 jumlah white collar melampaui jumlah mereka yang bekerja sebagai blue collar .
Di Rusia meluncurkan satelitnya yang pertama SPUTNIK yang pada akhirnya mengubah mata dunia. Dunia memasuki abad ruang angkasa yang secara tidak langsung memasuki era komunikasi.
Tahun 1981, Amerika Serikat meluncurkan pesawat ulang-alik COLUMBIA yang diserta dengan kemampuan mengangkut beban satelit yang lebih besar dan berat serta lebih canggih. Dengan berkembangnya teknologi microchips, maka terbukalah dunia akan arti komunikasi dalam kehidupan umat manusia sehari-hari.microchips ternyata tidak hanya mampu memajukan komunikasi, tetapi juga bidang lainnya seperti radio, televisi dan komputer. Kemajuan teknologi dalam bidang komputer dan komunikasi belum memperlihatkan titik jenuh, sehingga banyak perusahan raksasa bersaing untuk mengembangkan lebih lanjut, seperti IBM, AT&T, Intel, NEC, Matsushita.
Di Amerika, pada tahun 1957, jumlah orang yang bekerja dalam information handling (penanganan informasi) melebihi yang bekerja sebagai blue collar dan petani. Terjadi kecenderungan dalam profesional workers, apabila ahli hukum, arsitek, insinyur, programmer, dokter, akuntan, wartawan, pustakawan, dan lain sebagainya menggunakan jasa komputer yang bijaksana.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar